November 13, 2009

Sibuk..

Minggu ini sangat melelahkan


Kesibukan membuatku kecapean


Untungnya masih ada weekend, bisa nge-charge energi lagi untuk hidup seminggu depan


Dan, minggu depan akan lebih sibuk lagi


Hoooaaahh, andai bisa tidur seperti beruang ini... I miss my bear...






November 07, 2009

Indonesia, Negeri Para Bedebah??

Konflik antara KPK, Kepolisian, dan Kejaksaan Agung masih berjalan sampai sekarang. Semua mengaku benar, semua mengaku jujur. Ada apakah dengan moral para pemimpin negeri ini? Apakah karena untuk mencapai jabatan mereka membutuhkan banyak uang, lalu mereka begitu haus akan uang? Aku juga begitu heran setelah belakangan ini melalui begitu banyak proses birokrasi, betapa banyaknya orang yang menawarkan berbagai cara untuk mempermudah urusan dengan uang. Yang membuatku lebih heran, kenapa masih ada orang yang mau menggunakan "jasa haram" seperti itu.

Bagiku, kebahagiaan sungguh tidak bisa diukur dengan uang. Uang itu hanya lembaran kertas, hanya alat. Uang bukanlah tujuan utama, uang hanya salah satu instrumen untuk memenuhi kebutuhan. Kenapa harus repot memikirkan berapa uang diterima, berapa gaji yang diperoleh? Yang terpenting adalah batin kita bahagia, hari yang kita lalui terasa tenang, semua usaha kita dihargai.

Anyway, aku sebenarnya bosan menonton tayangan "Cicak VS Buaya" yang ada di televisi. Namun ada satu puisi menarik yang sempat kulihat pada kasus ini. Ini dia puisinya.


Negeri Para Bedebah
Karya: Adhie Massardi

Ada satu negeri yang dihuni para bedebah
Lautnya pernah dibelah tongkat Musa
Nuh meninggalkan daratannya karena direndam bah
Dari langit burung-burung kondor jatuhkan bebatuan menyala-nyala

Tahukah kamu ciri-ciri negeri para bedebah?
Itulah negeri yang para pemimpinnya hidup mewah
Tapi rakyatnya makan dari mengais sampah
Atau jadi kuli di negeri orang yang upahnya serapah dan bogem mentah

Di negeri para bedebah
Orang baik dan bersih dianggap salah
Dipenjarakan hanya karena sering ketemu wartawan
Menipu rakyat dengan pemilu menjadi lumrah
Karena hanya penguasa yang boleh marah
Sedang rakyatnya hanya bisa pasrah

Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Jangan tergesa-gesa mengadu kepada Allah
Karena Tuhan tak akan mengubah suatu kaum
Kecuali kaum itu sendiri mengubahnya

Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Usirlah mereka dengan revolusi
Bila tak mampu dengan revolusi,
Dengan demonstrasi
Bila tak mampu dengan demonstrasi, dengan diskusi
Tapi itulah selemah-lemahnya iman perjuangan

Oktober 22, 2009

Susunan Kabinet Indonesia Bersatu II Periode 2009-2014

Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono, telah mengumumkan susunan kabinet Indonesia Bersatu jilid 2 periode 2009-2014. Ada yang setuju, namun lebih banyak yang menganggapnya sebagai politik bagi-bagi kekuasaan. Memang beberapa nama terlihat tidak tepat berada dalam bidangnya, tapi ada juga nama praktisi yang tidak tergeser (seperti para dosen FEUI itu, hehe :P). Sebagai warga negara yang baik, tidak tepat jika kita hanya bisa mengkritik saja namun tidak melakukan apa-apa. Paling tidak, jika kita tidak bisa menjadi orang penting, marilah kita melaksanakan semua tugas dan kewajiban yang kita miliki sebaik mungkin. Tidak harus menjadi Presiden atau Menteri untuk bisa berkontribusi bagi negara, tindakan sekecil apapun pada komunitas sekecil apapun akan bisa membangun Indonesia jika dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan sepenuh hati.

Inilah daftar menteri dan pejabat negara dalam kabinet baru yang akan menjabat pada periode tahun 2009-2014.

Menteri:
1. Menko Politik, Hukum, dan Keamanan: Marsekal TNI Purn Djoko Suyanto
2. Menko Perekonomian: Hatta Rajasa
3. Menko Kesra: Agung Laksono
4. Menteri Sekretaris Negara: Sudi Silalahi
5. Menteri Dalam Negeri: Gamawan Fauzi
6. Menteri Luar Negeri: Marty Natalegawa
7. Menteri Pertahanan: Purnomo Yusgiantoro
8. Menteri Hukum dan HAM: Patrialis Akbar
9. Menteri Keuangan: Sri Mulyani
10. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Darwin Zahedy Saleh
11. Menteri Perindustrian: MS Hidayat
12. Menteri Perdagangan: Mari Elka Pangestu
13. Menteri Pertanian: Suswono
14. Menteri Kehutanan: Zulkifli Hasan
15. Menteri Perhubungan: Freddy Numberi
16. Menteri Kelautan dan Perikanan: Fadel Muhammad
17. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Muhaimin Iskandar
18. Menteri Pekerjaan Umum: Djoko Kirmanto
19. Menteri Kesehatan: Endang Rahayu Sedyaningsih
20. Menteri Pendidikan Nasional: M Nuh
21. Menteri Sosial: Salim Segaf Aljufrie
22. Menteri Agama: Suryadharma Ali
23. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata: Jero Wacik
24. Menteri Komunikasi dan Informatika: Tifatul Sembiring
25. Menneg Riset dan Teknologi: Suharna Surapranata
26. Menteri Negara Urusan Koperasi dan UKM: Syarifudin Hasan
27. Menneg Lingkungan Hidup: Gusti Moh Hatta
28. Menneg Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Linda Agum Gumelar
29. Menneg Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: EE Mangindaan
29. Menneg Pembangunan Daerah Tertinggal: Helmy Faisal Zaini
31. Menneg PPN/Kepala Bappenas: Armida Alisjahbana
32. Menneg BUMN: Mustafa Abubakar
33. Menneg Perumahan Rakyat: Suharso Manoarfa
34. Menneg Pemuda dan Olahraga: Andi Mallarangeng

Pejabat Negara:
1. Ketua Unit Kerja Presiden Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan: Kuntoro Mangkusubroto
2. Kepala BIN (Badan Intelijen Negara): Jenderal Pol Purn Sutanto
3. Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal): Gita Wirjawan

Selamat bertugas kepada kabinet baru, semoga bisa membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.

Oktober 16, 2009

Quick Update

Sekarang udah pertengahan bulan Oktober 2009

Waktu berjalan begitu cepat, begitu juga dengan kesibukanku yang kian padat

Well, udah lama ga nulis di blog ini, kangen juga..

Apa ya hal yang baru???

Hmm... sekarang aku udah punya kerjaan lain lagi, yaitu di LPEM

Memang selepas lulus aku selalu dapat proyek riset ekonomi, tapi baru kali ini aku bernaung di dalam satu lembaga riset secara khusus

Selain itu, semuanya masih sama, aku masih ngajar dan masih rajin mencari opportunity yang lain

Satu hal yang kusyukuri: I Love All My Job


I will do what I love, and I will love what I do

September 30, 2009

NPWP : Hanya 5 Menit !!!

Hari ini aku akhirnya mewujudkan rencana membuat NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) yang memang kubutuhkan untuk urusan pekerjaanku sebagai Asisten Dosen. Sebenarnya dari awal Semester ini aku memang sudah ditagih baik oleh pihak S1 maupun Vokasi untuk sesegera mungkin memberikan nomor NPWP-ku agar melancarkan urusan honor. Namun aku baru benar-benar merealisasikan rencana membuat NPWP setelah kabarnya honor Vokasi tidak akan keluar kalau tidak ada nomor NPWP. Siapa tahu juga dalam waktu dekat aku bisa ke luar negeri, hehe ^_^

Sebenarnya dari bulan Februari aku sudah iseng-iseng mengisi form NPWP online, jadi aku hanya tinggal mengupdate sedikit data sebelum ku-print dan kubawa ke kantor pajak. Ini link NPWP online. Dari form yang telah kucetak, aku dapat keterangan bahwa Kantor Pajak yang harus kudatangi adalah kantor pajak KPP Pratama Tangerang Timur. Aku tidak tahu tempatnya, untungnya kakakku sekalian mau bikin NPWP jadi aku tinggal (lagi-lagi) nebeng dia saja. Letaknya tentu di Tangerang, tidak begitu jauh juga dari rumahku kalau naik motor. Kantor pajak ini ternyata ada di Jl. Satria Sudirman Komplek Perkantoran Kota Tangerang, dimana di wilayah ini juga terdapat berbagai kantor pemerintahan seperti DPRD, Balai Kota, dekat juga dengan Kantor Imigrasi dan Pengadilan Negeri. Gedung KPP Pratama Tangerang Timur ini juga bagus, ditambah ruangan dalamnya yang nyaman dan ber-AC.




Sampai di sana aku sempat kebingungan, karena ada banyak loket dan ruang tunggu. Setelah bertanya pada Satpam, aku dan kakakku ternyata harus melapor ke loket 8 paling ujung. Kebetulan suasana sedang tidak begitu ramai, jadi di loket 8 kami langsung dilayani. Kami sempat mau diberi form NPWP manual, tapi setelah bilang bahwa kami telah mengisi form online dan telah dicetak, kami hanya tinggal menyerahkan hasil cetak form tersebut beserta fotocopy KTP. Setelahnya kami dipersilahkan duduk sebentar di ruang tunggu yang nyaman.

Kira-kira berselang 5 menit, nama Kakakku dipanggil lagi ke loket 8 tadi. Kartu NPWP kami ternyata sudah jadi !!! Wah, cepat sekali, gratis lagi. Aku memang sudah sering dengar dari orang bahwa membuat NPWP sangat cepat dan gratis, tapi aku baru mengalami sendiri bahwa ternyata membuatnya semudah itu.

Terima kasih kepada Kota Tangerang yang semakin rapi dan transparan dalam melayani warganya. Aku juga merasakan betapa semakin baiknya urusan administrasi di Kota Tangerang saat mengurus Surat Kuning Depnaker. Rasanya semakin mendekati pusat Kota Tangerang, sudah semakin baik dan bebas korupsi. Hanya sayang di jajaran Kecamatan dan Kelurahan masih perlu dibenahi.

Yeeaaahh, aku sudah punya NPWP, tinggal buat paspor dan berangkat ke luar negeri, hahaha. Doakan saja yaa...

September 24, 2009

Fase Hidup

Aku ingin fase hidupku seperti ini..
  1. Lahir
  2. Sekolah
  3. Kuliah S1
  4. Kerja
  5. Kuliah S2
  6. Menikah
  7. Punya anak
  8. Kerja
  9. Kuliah S3
  10. Kerja
  11. Pensiun
  12. Menikmati hidup bersama suami, anak, cucu
  13. Meninggal
Sekarang sih baru sampai pertengahan tahap nomor 4..

Well, hidup tidak selamanya berjalan lurus dan mulus. Paling tidak inilah mimpiku.. ^_^

September 21, 2009

Things That I SHOULD Buy

If I have (enough) money and willing to spend it, I really want these stuffs!!! I say this as target, not dream, because I know someday I will have it (or something similar like these stuffs).


1. My Own Modem


I don't know much about good modem, but I like this one. Sony Ericsson EC400. It looks portable, stylish, and slim. I really need my own modem because I tired of sharing one modem for 4 person at home. It drives me crazy especially when I should do something important while my father keep using it for facebooking. Oh, plus, I also need good internet provider as this modem complement goods. So, I stress it, I will buy it someday !!!


2. Knee Length Skirt


Actually I want to buy knee length skirt since several months ago. The basic reason is, I don't have any skirt. I even have to borrow skirt for my final thesis exam, one of the most important moment in my life. I have try some skirts in Matahari, and I already have some targets. All I have to do is convince myself to buy it.


3. Blush On



Seriously, I don't have blush on !! My cheeks always blush by themselves (wahahaha). I already ordered blush on from my sister since she is an Oriflame member. The problem is, she's having her holiday and too lazy to go to Bulungan (Oriflame center). It's too bad, because Oriflame's promo for cheaper blush on will be over soon. But I still want it. The problem left is, I don't know how to use blush on (sigh...)


4. Blackberry Bold (and unlimited voucher inside it)


I'm not a trend follower. I want blackberry for its function. My father has this BB, and I know life would be such easier if you have one mobile gadget that makes you able to connect anywhere, anytime. BB's internet connection is good too. I know it because my mother use Nokia E71, and she uses same SIM card provider with my father. Not lying, BB's connection is far away more faster than E71. And with package voucher, I think it's cheaper too, because it's unlimited. No.. don't compare it with my ordinary monthly cell phone allowance. With BB, one weakness is I have to spend minimum Rp 150.000 per month, that's for sure.